Latest News

news/cate1

Lifestyle & Entertaintment

lifestyle/cate2

Reviews

review/cate3

Interviews

interview/cate4

Celebrities

celeb/cate5

Trailers

trailer/cate6

Movie Database

review

(Review) The Equalizer 2

No comments
QQJoker - Sebuah Kelanjutan Yang Cukup Menarik untuk TV Reboot 80-an, Seorang Aktor Pemenang Oscar bisa menyelamatkan Sekuel ini, Denzel Washington membuktikan bahwa dia menunggu waktu yang tepat untuk membuat sekuel pertamanya dan sekali lagi berperan sebagai Hakim, Wasit sekaligus Seorang Algojo.



PLOT: Setelah seorang temannya terbunuh selama investigasi, Robert McCall terdorong untuk menelusuri kematiannya yang tak lazim. Pencarian itu membuka lembaran masa lalunya, sekaligus membuat orang-orang terdekatnya dalam bahaya.

REVIEW: Dalam THE EQUALIZER, Denzel Washington berperan sebagai Robert McCall, seorang pria dengan masa lalu yang misterius dan kemampuan luar biasa untuk memvisualisasikan jalan keluar dari situasi yang mematikan. Cerita dimulai dengan dirinya membantu seorang PSK muda yang dilecehkan, dan pada akhirnya McCall mulai menawarkan jasanya kepada orang lain yang membutuhkan. 

Film arahan Antoine Fuqua yang berdasarkan serial TV tahun 80-an ini dipoles menjadi sebuah thriller cukup menarik, dan menciptakan sebuah karakter yang diperankan dengan sempurna oleh Washington . Dalam THE EQUALIZER 2, pasangan Fuqua dan Washington sekali lagi membuktikan bahwa keduanya merupakan tim yang solid.



Sekarang kita tahu siapa McCall, meskipun masa lalunya hanya terungkap sebagian. Dan sejujurnya, ini adalah langkah yang cerdas tanpa membeberkan semuanya, sehingga membuka jalan untuk melanjutkan kesuksesan franchise ini.

Menyusul segala sesuatu yang terjadi di film sebelumnya, Robert McCall memutuskan untuk merubah hidupnya. Dia kini menyembunyikan pekerjaan aslinya, yakni melindungi orang yang membutuhkan, dengan bekerja sebagai sopir Lyft (jasa taksi online). Ketika sahabat baiknya, Susan Plummer (Melissa Leo) terbunuh saat menyelidiki sebuah kasus yang tampak seperti bunuh diri, ia mulai menemukan beberapa kejanggalan. Ketika dia mulai menggali lebih dalam, dia menyadari bahwa pembunuhan itu adalah bagian dari sebuah kasus yang lebih besar.

Disaat bersamaan, McCall juga berusaha membantu tetangganya Miles (Ashton Sanders), yang membutuhkan bimbingan agar kehidupannya menjadi lebih baik. Sayangnya, dua dunia itu bertabrakan setelah mereka yang terlibat dengan kematian Susan mulai mengincar McCall dan siapa pun yang dekat dengannya.

Adegan pembuka dalam THE EQUALIZER 2 menjadi cara yang sempurna dalam membangun alur cerita. McCall berada di sebuah kereta api mencoba untuk menghentikan kasus penculikan. Karena kita sudah pernah melihat proses bagaimana dia menggunakan stopwatch dan diseksi visual di sekitarnya, kita sudah tahu apa yang akan terjadi. Adegan hebat ini diambil dengan sangat baik oleh Fuqua dan Oliver Wood, dan ini adalah menjadi awal yang kuat untuk sekuel kali ini. 



Faktanya, beberapa kali film ini mengambil alur cerita kecil yang terpisah - seperti kisah seorang gadis yang diserang dalam sebuah pesta - untuk mengingatkan kita tentang keahlian khusus yang diperagakan McCall. Untungnya, beberapa adegan kecil ini hanya membantu membangun dunianya tanpa terlalu banyak mengalihkan perhatian dari jalan cerita utama.

Satu-satunya masalah utama dengan film ini bisa dibilang terletak pada alur ceritanya yang mudah ditebak. Alasan 'kenapa' karakter tertentu melakukan sesuatu mungkin masih menjadi tanda tanya, tetapi 'siapa' yang melakukannya itu terlalu mudah untuk diketahui. Bahkan, bagi Anda yang sudah cukup sering menonton jenis drama ini, Anda kemungkinan besar akan mengetahuinya jauh sebelum plot itu terbuka. 

Meski begitu, penjahat yang dimaksud diperankan dengan sangat baik, dan pertarungan terakhir yang menjadi anti-klimaks dari film tersebut sangat mengesankan. Meskipun saya menikmati adegan action terakhir di film sebelumnya, pertarungan di sebuah Toserba jelas tidak akan mengalahkan intensitas disini. Film ini mungkin mudah ditebak, tetapi masih nyaman untuk dinikmati.
Denzel Washington sekali lagi memberikan akting brilian, dan itu tidak terlepas dari dukungan pemeran lainnya. Melissa Leo kembali membuktikan bahwa dia mungkin adalah salah satu aktor terbaik saat ini. Sedemikian rupa sehingga ketika karakternya diserang, kita merasakan gejolak emosional yang jauh lebih hebat dari yang seharusnya.

Bill Pullman, Pedro Pascal, dan Sanders juga mampu mengisi bagian cerita mereka dengan sangat baik. Fuqua melakukan pekerjaannya dengan serius, dan naskah oleh Richard Wenk berhasil memberikan karakter yang membuat kita merasa peduli. Loncat adegan antara Washington dan Sanders juga dieksplorasi secara cerdas, mengingat ini adalah alur cerita yang telah dilakukan berkali-kali sebelumnya.

Sekuelnya, sangat mirip dengan film pertamanya, tidak bergantung sepenuhnya pada non-stop action. Tempo berjalan lamban, diselingi dengan adegan kekerasan. Cerita berjalan lamban menuju klimaks, dan sebagai penonton, Anda bisa merasakannya. Fuqua menciptakan lingkungan dipenuhi dengan tensi, sehinnga jauh lebih efektif daripada hanya sekedar tembak-menembak dan perkelahian. 



Memang hal semacam itu selalu berhasil dalam banyak film action, namun jika Anda memiliki Denzel Washington sebagai pemeran utama, Anda tentu tidak ingin menyia-nyiakan bakatnya untuk itu. Sekali lagi, hubungan antara aktor dan sutradara ini menjadi bagian besar dari apa yang membuat film ini berhasil.

THE EQUALIZER 2 adalah sekuel yang cerdas dan stylish, yang berhasil memberi Robert McCall sebuah cerita lanjutan yang memuaskan. Sementara kita belajar lebih banyak tentang dia, dia masih menyimpan banyak misteri. Tidak hanya berhasil dalam konteks film ini, ia juga membantu menjamin sekuel selanjutnya. 

Denzel Washington memerankan McCall dengan sempurna, dan dia memberikan yang terbaik dari naskah Richard Wenk. Jika Anda adalah penggemar film sebelumnya, Anda akan sangat menyukai sekuel kali ini. Bahkan, kita mungkin berharap bahwa bakat-bakat ini akan kembali bekerja sama untuk film ketiga.

Associate Author: Elsa Vanira - Jokermovie.Club




Grup FB: Komunitas Movie Indo

hottrend

Legendary Berikan Klasifikasi Para Monster di Godzilla

No comments
QQJoker - Kelanjutan berita-berita sebelumnya, kita sudah mengetahui selain Godzilla, akan muncul 3 monster raksasa lain di Film Godzilla: King Of The Monsters. Mereka adalah Mothra, Rodan, dan King Ghidorah. 


Kini dalam ajang San Diego Comic-Con, Pihak Legendary meluncurkan sebuah website viral yang bernama Monarch Sciences dimana para penggemar dapat "membuka" beberapa file rahasia dari organisasi Monarch yang berisikan informasi dan statistik dari ketiga monster diatas.

Sangat Fantastis statistik dari para monster tersebut, seperti King Ghidorah yang tingginya mencapai 500 kaki atau 152,4 meter, Mothra yang mempunyai bentang sayap sepanjang 800 kaki atau 243,84 meter dan Rodan yang merupakan mahkluk Bio-Vulcanic.

Berikut beberapa Informasi dan Statistik dari para monster tersebut:




Rodan



  • Monarch Designation: Rodan
  • Classification: Titanus Rodan
  • Nature: Bio-Volcanic
  • Body Height: 154ft
  • Wingspan: 871ft
  • Behavior: Destroyer
  • Range: Worldwide









King Ghidorah



  • Monarch Designation: Monster Zero
  • Classification: UNKNOWN
  • Nature: Bio-Electrical
  • Body Height: 521ft
  • Wingspan: UNKNOWN
  • Range: UNKNOWN







Mothra




  • Monarch Designation: Mothra
  • Classification: Titanus Mosura
  • Nature: Unknown
  • Body Height: 52ft
  • Wingspan: 803ft
  • Range: UNKNOWN



Sutradara Michael Dougherty mengatakan bahwa film ini akan bersetting lima tahun setelah kejadian film pertamanya, dan Godzilla tidak pernah lagi terlihat semenjak kejadian di akhir film tersebut. 

Namun kita juga mengetahui bahwa dalam film ini akan muncul King Ghidorah, Mothra, serta Rodan dan sudah pasti pertarungan akbar para monster tersebut akan terjadi.
Film ini dibintangi oleh: Vera Farmiga (Up in the Air, The Conjuring), Ken Watanabe (The Last Samurai), Sally Hawkins (Blue Jasmine), Kyle Chandler (The Wolf of Wall Street, Manchester by the Sea), Millie Bobby Brown (Stranger Things), Bradley Whitford (Get Out), Thomas Middleditch (Silicon Valley), Charles Dance (Game of Thrones), O’Shea Jackson Jr. (Straight Outta Compton), Aisha Hinds (Star Trek Into Darkness), dan Zhang Ziyi (Memoirs of a Geisha, Crouching Tiger, Hidden Dragon).

Godzilla: King Of The Monsters merupakan film ketiga dari film-film Monsterverse milik Legendary setelah Godzilla dan Kong: Skull Island. Film ini akan menceritakan bagaimana para agen Monarch akan melawan serangan dari para monster seperti Mothra, Rodan, dan monster dengan 3 kepala King Ghidorah. 



Tentunya Godzilla akan berhadapan pula dengan mereka. Dan setelah kisah ini, dua raja monster akan bertemu di film Godzilla vs Kong pada tahun 2020 mendatang.


Film ini akan hadir pada musim panas, tanggal 31 Mei 2019.



Grup FB: Komunitas Movie Indo


















breakingnews news

Siap Tayang, Ini Dia Poster Resmi Wiro Sableng

No comments
QQJoker - Yang ditunggu-tunggu, film 'Wiro Sableng' dijadwalkan bakal tayang pada 30 Agustus 2018. Sebelum penayangannya, film yang dibintangi Vino G Sebastian dan Sherina Munaf pamer poster resmi.



Poster dengan latar belakang langit kelam dan obor yang menyala ditambah pose para pemainnya terlihat seram dan mencekam. Para jawara dan karakter antagonis terlihat jelas dengan permainan desain grafis yang ciamik.

"Jangan sampai ketinggalan aksi seru Wiro Sableng di dunia persilatan! Tayang mulai 30 Agustus di bioskop, dan tunggu OFFICIAL TRAILER yang bakal rilis gak lama lagi! Official Poster film #WiroSableng," tulis akun Instagram film Wiro Sableng Jumat, (20/7/2018).




Film yang melekat dengan jargonnya "Siap Sableng" mengunggah poster resminya di akun Instagram akun Wiro Sableng Official.

'Wiro Sableng' sendiri diangkat dari kisah legenda cerita rakyat Indonesia yang begitu melekat. Film ini juga dibintangi oleh Marsha Timothy, Sherina Munaf, Yayan Ryhyan dan Fariz Alfarazi.




Penampilan Marsha Timothy sebagai sang bidadari juga menjadi sorotan. 



Mengenakan gaun biru yang identik dengan warna langit itu, Marsha diketahui mengenakan busana khusus yang dirancang oleh desainer ternama, Tex Saverio. Ia memerankan Bidadari Angin Timur yang dalam cerita menjadi sosok yang mencuri perhatian Wiro.



Baju tersebut memiliki berat sepuluh kilogram. Meski nampak mempesona mengenakan gaun tersebut, namun diakui Marsha cukup sulit melakukan banyak gerakan.

"Butuh sekitar satu setengah jam untuk bisa mengenakan gaun itu. Butuh waktu yang lebih lama juga buat saya bisa berjalan ke lokasi syuting ketika sudah pakai baju tersebut," ujar Marsha Timothy saat ditemui belum lama ini.

Untuk memerankan Bidadari Angin Timur, Marsha menjalani proses pendalaman peran selama lima hingga enam bulan. 

Penampilannya dapat disaksikan dalam film 'Wiro Sableng 212' Agustus mendatang. Film tersebut dibintangi Vino G Bastian sebagai Wiro Sableng, Sherina Munaf sebagai Anggini, juga Yayan Ruhian sebagai kelompok hitam musuh dari Wiro Sableng.


Grup FB: Komunitas Movie Indo

interview

Sekilas Tentang Karen Gillan

No comments
QQJoker - Pada Tulisan Kali ini Kami akan sedikit membahas tentang seorang Gadis Scottish yang terbilang sangat totalitas dalam berkarir dari diet hingga botak di jalaninya demi peran.


  • Yang mungkin tidak kalian ketahui tentang Karen Gillan
Meroketnya popularitas Karen Gillan tampaknya cukup baru bagi penonton di Amerika, tetapi seorang model yang sekarang menjadi artis ini telah menunjukan profesionalitasnya selama berkarir. 


Wanita berambut merah dari Skotlandia ini tidak pernah membayangkan karakter yang diperankannya akan membuatnya menjadi terkenal, bahkan hanya dalam waktu yang singkat. Karirnya melonjak saat menginjak umur 20, ketika dia berperan dalam pertunjukan di Inggris Doctor Who pada tahun 2009. Sejak itu, aktris Skotlandia ini telah diakui di internasional, dengan perannya dalam serial Marvel Guardians of the Galaxy dan pada tahun 2017 Jumanji : Welcome to the Jungle.
Meskipun dia telah mencapai puncak dalam waktu yang singkat, kesuksesan itu belumlah maksimal. Dia tetap seorang gadis yang putus sekolah dan demam panggung, terlepas dari kelemahannya ini dia terus mencoba untuk mengatasinya. Dia masih seorang gadis pada umumnya, yang khawatir dengan kencan dan suka berbelanja.

Related image

Masi banyak tentangnya yang bisa Anda ketahui dari tv, film, dan penampilannya di Red Carpet. Berikut rincian menarik tentang Gillan yang mungkin tidak kalian ketahui:


Alasan kenapa dia tidak menyukai adegan pacaran L.A




Kencan tidaklah mudah, bahkan untuk bintang terkenal seperti Gillan, tetapi ada satu alasan khusus kenapa dia membenci adegan kencan LA. Pada th 2014, tidak lama setelah dia pindah ke LA, dia sempat menyatakan kepada Telegraph bahwa adegan kencan di LA sangat menakutkan. 

"Saya takut dengan hal itu!" katanya. Kelihatannya orang America melakukan hal itu dengan cara yang berbeda dimana mereka berkencan dengan banyak orang pada saat yang sama. Maksud saya, "apakah kalian mencium mereka semua?" Saya lebih suka cara inggris, dimana kita minum bersama tanpa ada yang tau itu kencan atau bukan. 


Dia menyukai segala hal yang Klasik dengan alasan menarik.

Gillan sosok yang berjiwa klasik, karakter yang diperoleh dari sang ayah. seperti yang Gillan katakan kepada Evening Standard bahwa ketika dia tumbuh dewasa,dia menjelajahi toko setiap akhir pekan mencari barang antik. Waktu bersama ayahnya jelas berpengaruh, membuat dirinya sangat mengapresiasi beberapa artis ikonik seperti Nina Simone dan Elvis. 
Bintang yang menyukai hal vintage ini merambah ke mode, Gillan suka berbelanja pakaian vintage di akhir pekan. "Ini salah satu hobi favorit saya" katanya. Saya mulai mencari dari atas rak dan selalu menemukan sesuatu di saat sampai ke bawah.
Ini yang akan dia lakukan jika punya mesin waktu

Terlepas dari hoby Gillan terhadap musik dan pakaian vintage, jika dia memiliki akses ke mesin waktu maka dia akan menggunakannya untuk kembali ke masa lalu. Ketika ditanya oleh The Mary Sue dimana dia akan pergi jika dia bisa kembali ke masa lalu, Gillan mengatakan bahwa dia lebih suka melihat seperti apa dunia nantinya di masa depan. 

Aku selalu berpikir saya mungkin akan pergi sejauh mungkin ke masa depan sebelum kiamat, katanya. dengan melihat seperti apa dunia dan seperti apa penampilan kita, karena saya punya punya teori yaitu kita tidak dapat berbuat apapun tanpa bantuan orang lain, karena kita bukan robot.
Putus Sekolah

Gillan terdaftar di sekolah Conti Stage London ketika dia berperan dalam pertunjukan Skotlandia, Rebus! tetapi harus berhenti sekolah karena perannya. " Saya berusia 18, saya tidak bisa menahan godaan tetapi karena hanya 1 episode jadi saya ambil. ini yang dia katakan kepada Telegraph.
Peran lain akhirnya juga diikuti, meskipun Gillan harus membiayai dirinya sndiri dengan bekerja disebuah pub sebelum dia mendapatkan pekerjaan akting yang stabil. " Saya pikir itu sangat penting bagi saya" Katanya kepada The Herald dari Skotlandia. " Itulah Kenyataannya. Kalian bekerja dimana-mana dan kalian harus benar-benar mencoba untuk berakting kecuali kalian beruntung.

Tetapi karena pernah bekerja di sebuah pub, dan sudah pernah mengalaminya, maka saya dapat lebih menghargai hidup ini.  

Associate Author: Gina Ants - Jokermovie.Club

Grup FB: Komunitas Movie Indo

hottrend

Orientasi Seksual Dumbledore di Fantastic Beast 2

No comments
Semakin Membuat Penasaran, Jude Law Tak Menampik Bahwa Masa Lalu Dumbledore Nantinya Akan Sedikit Terungkap Di Awal Film.

QQJoker - Penggemar berat seri film maupun novel "Harry Potter" tentunya sudah mengetahui bahwa sosok kepala sekolah Hogwarts, Albus Dumbledore adalah seorang gay. Hal ini sempat diungkapkan langsung oleh sang penulis novel, J.K. Rowling beberapa tahun yang lalu. Bahkan Dumbledore juga dikisahkan pernah jatuh cinta pada sang penyihir hitam, Gellert Grindelwald semasa muda.



Selaku pemeran Albus Dumbledore muda dalam "Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald", Jude Law pun rupanya menggali informasi lebih dalam mengenai karakter yang ia perankan. Bahkan aktor berusia 45 tahun ini bertanya langsung pada J.K. Rowling tentang seksualitas karakter ikonik tersebut.

"Rowling mengungkapkan beberapa tahun yang lalu bahwa Dumbledore gay. Itu pertanyaan yang aku tanyakan pada Jo (nama panggilan Rowling) dan dia menjawab, 'Ya, dia (Dumbledore) gay!'" tutur Jude pada Entertainment Weekly.

Jude juga mengaku mendapatkan banyak informasi setelah bertanya pada Rowling. Namun, ia merasa harus berhati-hati agar tidak mengungkapkan terlalu banyak bagian karakternya dalam "Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald".



"Seperti manusia, seksualitasmu tidak selalu menentukan siapa dirimu," tambah Jude. "Dia (Dumbledore) adalah orang yang memiliki kepribadian beraneka ragam. Kurasa pertanyaan (yang lebih tepat) adalah: 'Bagaimana seksualitas Dumbledore digambarkan dalam film ini?'"

Aktor asal Inggris tersebut juga menegaskan bahwa sekuel "Fantastic Beasts and Where to Find Them" ini akan mengisahkan prekuel "Harry Potter", dan tak berfokus pada orientasi seksual karakter yang ia perankan. Namun ia tak menampik bahwa masa lalu Dumbledore nantinya akan sedikit terungkap di awal film.
"Kalian baru saja mengenal Albus Dumbledore di film ini, dan jelas ada banyak hal yang akan datang. Kami belajar sedikit tentang masa lalunya di awal film ini, dan karakter serta hubungan mereka akan terungkap secara alami. Tapi kami tidak akan mengungkapkan semuanya sekaligus," imbuh Jude.

Dari pernyataan Jude tersebut, tampaknya para penggemar tidak akan melihat eksplorasi dari kisah asmara Dumbledore dalam film "Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald". Apalagi sebelumnya sutradara David Yates memberikan konfirmasi bahwa film ini tidak akan secara eksplisit mengungkapkan orientasi seksual sang kepala sekolah.



"Tidak (digambarkan) secara eksplisit. Tapi aku pikir semua penggemar sudah tahu," jawab David kala itu. "Dia (Dumbledore) memang punya hubungan yang erat dengan Grindelwald saat muda. Mereka saling jatuh cinta pada pemikiran dan ideologi masing-masing."

Sebelumnya, J.K Rowling juga sempat mengatakan bahwa ia tak bisa mengungkapkan semua kisah cinta dari karakter-karakter Fantastic Beasts, terutama Dumbledore. Rowling hanya mengatakan akan ada perubahan karakter yang cukup mengejutkan saat Dumbledore masih muda.

"Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald" sendiri akan berlatar pada 1927, satu tahun setelah film pertama. Film ini mengisahkan beberapa bulan setelah Newt Scamander (Eddie Redmayne) membantu menangkap Gellert Grindelwald (Johnny Depp). Namun sayangnya, setelah ditangkap oleh MACUSA, Grindelwald berhasil kabur dan bersumpah untuk mengumpulkan para penyihir pure-blood guna menguasai dunia.



Kali ini, Albus Dumbledore muda (Jude Law) akan turun tangan membantu Newt menangkap Grindelwald. Mereka memiliki hubungan dekat lantaran Newt merupakan murid Dumbledore di sekolah sihir Hogwarts. Dumbledore dan Newt pun berusaha untuk menghentikan niat jahat Grindelwald, namun dunia sihir seakan terpecah belah mengenai siapa yang dapat dipercaya atau tidak.

Selain para aktor tersebut, sekuel ini juga akan dibintangi oleh sejumlah pemain lainnya seperti Ezra Miller, Claudia Kim, Zoe Kravitz, hingga Katherine Waterston. Rencananya, "Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald" sendiri akan dirilis pada 16 November mendatang.


Grup FB: Komunitas Movie Indo


news

Pembantaian Remaja Oleh Psikopat 'Hell Fest'

No comments
QQJoker - Di Amerika ada taman bermain yang hanya ada pada saat Halloween. Taman bermain yang bertemakan horror ini, berisi wahana-wahana menakutkan yang bisa dijadikan sebagai ajang untuk menguji nyali Anda.



Tapi bagaimana jika ada pembunuh berantai yang menjadikan wahana tersebut sebagai taman bermainnya dan membunuhi para pengunjung yang mengiranya sebagai bagian dari permainan? itulah yang dijadikan premis film berjudul Hell Fest ini.

Penasaraan bagaimana Sutradara Gregory Plotkin (Paranormal Activity: The Ghost Dimension) mengeksekusi film ini,




Pada trailer tersebut, Natalie bersama teman-temannya mengunjungi taman bermain horror bernama Hell Fest, yang tak diketahui oleh mereka adalah, ada pembunuh berantai bertopeng yang mulai membunuh teman Natalie satu persatu.



Bila Hell Fest menggunakan formula film horror pada umumnya, maka di akhir cerita akan ada twist siapa sebenarnya pembunuh berantai tersebut, salah satu teman Natalie misalnya. tinggal bagaimana sang sutradara meramu film ini menjadi tontonan horor yang menarik dan tidak membosankan.




Hell Fest rilis 28 September 2018


Grup FB: Komunitas Movie Indo

news

Karya Terbaru Produser Pengabdi Setan: 'Sesat'

No comments
QQJoker - Film horor karya Joko Anwar yang tayang tahun lalu ‘Pengabdi Setan‘ memang telah mencapai standar sangat tinggi yang mungkin akan sulit sekali dilampaui oleh film-film horor lokal manapun kedepannya.



Tak hanya sukses secara komersial dengan menjadi “Film horor Indonesia terlaris sepanjang sejarah’ dan diputar di puluhan negara lain, filmnya juga menuai banyak penghargaan dari dalam dan luar negri.

Sunil Samtani bersama rumah produksi yang membesut ‘Pengabdi Setan’ Rapi Films rupanya sudah menyiapkan satu lagi film horor yang akan mereka rilis pada bulan depan berjudul ‘Sesat‘.

Tak lagi menggandeng Joko Anwar, untuk horor terbaru ini mereka menunjuk sineas wanita Sammaria Simanjutak (Demi Ucok) dibalik kursi Sutradara.

Sesat mengisahkan tentang seorang gadis bernama Amara yang bersama Mama dan sang adik terpaksa pindah ke rumah Opa di sebuah desa terpencil di tengah hutan, setelah kematian ayahnya.
Amara merasa ada yang janggal dengan desa ini. Semua penduduknya orang tua. Setiap matahari terbenam, semuanya serentak keluar rumah membawa sajen sambil mengucapkan mantra mengerikan.

Ternyata di desa itu ada sumur keramat yang dihuni Setan Beremanyan yang bisa mengabulkan permintaan. Amara ingin mengobrol dengan almarhum Papa untuk terakhir kali dan melakukan Ritual memanggil Beremanyan.

Ternyata Beremanyan bukan mengabulkan permintaan, malah mencelakai semua orang yang dicintai.



Sesat menghadirkan pemeran pendatang baru Laura Theux, Rebecca Klopper, bersama Endy Arfian, Valerie Tifanka, Willem Bevers, Vonny Cornellya, dan Arswendy Bening Swara.




Apakah mampu mengikuti jejak sukses ‘Pengabdi Setan’? Buktikan saja saat filmnya tayang di bioskop mulai tanggal 23 Agustus 2018.


Grup FB: Komunitas Movie Indo