Mowgli Meluncurkan Trailer dan Poster Pertama

No comments
Trailer Pertama Untuk Mowgli dan Interview Dengan Sutradara serta Aktor Andy Serkis

QQJoker - Trailer pertama untuk MOWGLI, yang diproduseri oleh Andy Serkis sudah hadir! Banyak yang penasaran dengan kisah klasik Rudyard Kipling Adaptasi dari "The Jungle Book" versi sang aktor/sutradara dan perbedaannya dengan versi live-action 2016 milik Jon Favreau.




Seperti yang dapat Anda lihat sendiri, film ini mencoba untuk menampilkan beberapa elemen yang belum pernah dijelajahi dari cerita versi Disney, dengan lebih banyak tertuju pada kisah orisinil karangan Kipling dan memberi sebuah versi yang lebih unik ketimbang dari versi-versi sebelumnya.




Selain cuplikan trailer, kami memiliki wawancara eksklusif dengan Serkis tentang film tersebut, yang dapat Anda lihat di bawah ini, serta fitur baru tentang pembuatan film.

Apa yang membuat Anda tetap yakin untuk memproduksi film ini setelah kesuksesan besar versi Disney ?

Saya selalu memiliki keyakinan penuh pada film ini dan versi kami atas cerita ini karena saya benar-benar terkesima saat pertama kali membaca naskahnya, yang tentu saja sebelum versi Disney muncul, jadi saya benar-benar ingin mewujudkannya. Tekad itu tidak pernah hilang dariku. Paling tidak karena kami memiliki ide pengambilan gambar yang luar bisa, ditambah dengan para pengisi suara papan atas. 

Saya sangat yakin tentang film yang ingin saya buat. Saya tahu dari lubuk hati yang paling dalam bahwa ini adalah hal yang tepat untuk dilakukan, karena mereka adalah film yang sepenuhnya berbeda dan saya percaya bahwa penonton akan datang dan ingin melihat film ini, karena film ini jauh lebih mengikuti pengetahuan, dunia, dan nada dari buku asli. 

Maksudku begini, frekuensi orang menonton reboot/remake semakin meningkat, contohya, berapa banyak film Spider-Man dalam satu dekade terakhir dan orang tetap tertarik untuk pergi menontonnya. Saya rasa film ini mengambil pendekatan yang fresh dan sedikit berbeda dan belum pernah dilihat sebelumnya. Saat ini tantangan kami adalah menjauhkan prasangka bahwa film ini sama dengan versi sebelumnya dan memastikan mereka untuk mengerti bahwa ini adalah film yang sangat berbeda.



Ini adalah film big-budget pertama Anda sebagai sutradara. Apa yang membuat Anda ingin mengarahkan ini sendiri dan apakah itu menghambat Anda sama sekali sebagai aktor?

Begini, saya membaca naskah dan langsung terpesona, itu yang membuat saya ingin terlibat. Saya sungguh bersemangat. Dan tantangan bagi saya adalah bagaimana membuat hewan yang bisa berbicara tampak nyata. Saya melewati waktu bertahun-tahun menggunakan teknologi "performance capture" dan saya tahu itu adalah cara yang terbaik. 

Tantangan lainnya adalah bagaimana menggunakan teknologi itu secara mendalam, cerita yang berpusat pada MOwgli, dimana ada makhluk-makhluk ini menjadi aktor - anda bisa merasakan emosi mereka, hubungan yang terjalin dengan Mowgli, dengan cara apapun itu. Bagiku, menggunakan pengalaman yang saya miliki, misalnya, pada film trilogi APES, namun mengambil langkah lebih jauh dalam hal performance capture, karena cara The Apes dirancang, mereka mencerminkan ekspresi manusia dan ekspresi manusia tertentu dan anda tahu, wajah Caesar mencerminkan wajahku. Tapi, itu berhubungan dengan fisiognomi yang cukup identik dengan manusia. 

Sungguh berbeda urusannya jika Anda berbicara tentang harimau dan ular. Dan itu membutuhkan pengujian dan banyak pekerjaan untuk mewujudkannya. Satu hal yang pasti bagiku, saya tidak ingin "menciptakan harimau digital yang sempurna dan kemudian menambahkan efek suara" karena bagiku itu tidak tampak nyata ataupun jujur secara emosional. Saya tahu itu harus dirancang sesuai fisiognomi sang aktor, dan proses itu menjadi kunci atas kehadiran saya, serta etos kerja saya untuk menciptakan peran dengan cara tersebut.




Untuk bagian kedua dari pertanyaan anda, apakah ini menghambat saya sebagai aktor, jawaban singkat saya, Tidak. Cara yang kami gunakan untuk merekam ini adalah kami mengumpulkan semua pemeran utama kami termasuk Rohad Chand, yang memerankan Mowgli, kami membuat set proxy dan mengambil gambar ekspresi wajah selama tiga minggu. Mereka bergerak kesana kemari secara fisik layaknya binatang buas semampu mereka, memberikan gambaran kepada para animator. 

Ini layaknya gabungan antara performance capture dan film animasi dari sudut pandang si hewan. Anda tentu tidak bisa berlari seperti panther, tidak bisa berlari seperti macan, namun anda bisa bergerak seperti macan dan anda bisa berputar dan bernapas dan mengambil close-up sebagai macan, namun dalam beberapa situasi animasi akan mengambil alih, sehingga memberi hasil yang indah dimana akting berpadu dengan animasi.

Kami syuting selama tingga minggu bersama para aktor, lalu kami melanjutkan ke lokasi live-action dan menuju set hutan yang kami bangun di Levesdon Studios - satu-satunya penghalang bagi saya sebagai aktor dan sutradara adalah rentang waktu Rohan Chand diperbolehkan berada di set setiap hari, saya kerap melakukan akting saya ketika dia tidak ada disana. Jadi, untuk performance capture ku, biasa ada orang yang menggantikan peran Rohan, sementara untuk aktor lainnya mereka selalu syuting bersama Mowgli.

Jadi, Anda punya Benedict Cumberbatch sebagai Shere Kahn, Christian Bale sebagai Bagheera, Cate Blanchett sebagai Kaa, Naomie Harris sebagai Nisa dan diri Anda sebagai Baloo. Apakah memang niat Anda untuk merekrut semua aktor British yang luar biasa untuk peran-peran ini ?

Memang sudah bagian dari rencana untuk diisi aktor British. Karena cerita ini diambil pada pergantian abad kolonial India sehingga ada rasa British didalamnya. Dan kami sungguh beruntung karena ketika kami melakukan casting, para aktor sangat bersemangat untuk keluar dari zona nyaman dan akting dengan menggunakan teknologi Performance Capture. Sungguh luar biasa. Saya sendiri tidak percaya kami akan mendapatkan para aktor ini, namun mereka semua siap untuk ini. Mereka ingin melakukannya.




Tampaknya film MOWGLI dijual sebagai kisah yang lebih gelap, mungkin lebih tegas atau realistis. Apakah itu karena cerita orisinal Kipling atau memang ini arah yang lebih Anda inginkan ?

Tidak, buku aslinya memang bernada seperti itu. The Jungle secara alami dalam buku itu adalah tempat yang penuh kekerasan, namun juga indah. Selain menjadi tempat yang penuh keajaiban bagi seorang anak untuk tumbuh dewasa, didalamnya juga terdapat ancaman nyata serta konsekuensinya, resiko besar bagi Mowgli.

Dan juga, ini cerita yang berpusat pada Mowgli, sama seperti versi bukunya, dia adalah anak yatim piatu yang hidup bersama serigala dan pada titik tertentu menyadari bahwa dirinya orang luar. Film ini benar-benar tentang identitas Mowgli dan pencarian identitasnya. Salah satu hal yang menarik bagi saya dalam menceritakan kisah ini adalah waktu dimana Kipling menulis buku ini dan pengalaman pribadinya dan menggabungkan dunia kolonial India dengan pengalaman Kipling tumbuh dewasa. 

Ada banyak kontradiksi dalam film ini; Mowgli sempat hidup bersama serigala dan kemudian bersama manusia, semua binatang memiliki masalah identitas dalam sudut pandang cerita. Bagheera, yang kita pikir lahir dan hidup di hutan sebenarnya dibesarkan oleh manusia sebagai hewan peliharaan di sebuah istana. Kipling, saat menulis buku ini, hidup di India dan pada umur tertentu dipaksa untuk hidup di Inggris dimana dia memiliki latar belakang yang brutal dan sangat, sangat tidak bahagia selama masa kecilnya. 

Kipling sebagai penulis di tahun 1800-an yang sebagian dipuja sebagai penulis terbaik di generasinya dan sebagian dicerca sebagai seorang imperialisme, anak imperialisme, anak kolonisasi. Konflik inilah yang mendasari dan melatarbelakangi cerita dibalik versi kami. Film ini tidak dibuat untuk menjadi sebuah hiburan, namun menghibur, sekaligus gelap, dan ceritanya jujur, saya kira begitu.

Bakat Rohan Chand terus berkembang (tonton: BAD WORDS), apa yang dia bawa ke peran MOWGLI ?

Dia adalah aktor yang fenomenal dan ketika saya pertama kali bertemu dengannya, tampak jelas bahwa dia memiliki pemahaman akan perannya. Dia benar-benar mendalaminya dan kami selalu mendukungnya. Ini adalah peran orang dewasa. Mowgli adalah peran orang dewasa yang diberikan kepada anak kecil. Dan dia benar-benar melakukannya, secara fisik. 

Saya ingin dia berada dalam posisi merangkak layaknya binatang nyaris di sepanjang film, mengingat perannya sebagai seorang anak yang tumbuh bersama serigala. Dan dia benar-benar memahaminya dan sungguh melakukannya secara emosional, sisi gelap dan sisi hewan dari sang karakter. Saya kira dia memiliki bakat yang sangat besar.




Anda bisa dibilang sebagai pelopor dari Motion Capture. Rasanya terus maju hingga titik yang hebat sekarang. Kemana Anda melihat Motion Capture di masa depan ? Apakah sudah mencapai puncaknya atau belum?





Tidak, saya pikir justru ini sedang berada di posisi yang menarik. Saya rasa semua orang setuju bahwa Motion Capture sudah membuktikan kapasitasnya di film-film blockbuster dan terus-menerus digunakan dalam setiap film hingga tingkatan tertentu. 

Hal menarik lainnya yakni bahwa Motion Capture menjadi pusat dari banyak platform berbeda dan tentunya dengan konten VR (Virtual Reality) dan AR (Augmented Reality) yang muncul dan itulah yang kami jelajahi di Imaginarium Studios. 

LIHAT TRAILERNYA Disini

Dan juga dipadu dengan pengalaman langsung menggunakan Performance Capture, yang juga kami gunakan. Dua tahun yang lalu kami bekerja sama dengan The Shakespeare company untuk merekam The Tempest karya Shakespeare dan menciptakan Performance Capture diatas panggung untuk pertama kalinya. Jadi, bagi saya masih banyak potensi untuk penggunaan yang bervariasi, yang tentu sungguh menarik.



Grup FB: Komunitas Movie Indo




No comments

Post a Comment