(Review) Jurassic World: Fallen Kingdom

No comments
QQJoker - Film JW: Fallen Kingdom seperti sebuah roller coaster yang sudah dinaikkan berkali-kali untuk saya.




PLOT: Setelah kehancuran taman Jurassic World di Isla Nublar, dinosaurus berkeliaran dengan bebas di pulau itu selama 4 tahun tanpa gangguan. Namun, letusan gunung berapi mengancam keberadaan mereka. Claire Dearing, mantan manajer taman, yang kini mendirikan Kelompok Perlindungan Dinosaurus, sebuah organisasi yang didedikasikan untuk menyelamatkan dinosaurus, merekrut Owen Grady, mantan pelatih dinosaurus yang dulu bekerja untuk taman tersebut. Owen dimintai bantuan untuk menyelamatkan dinosaurus yang tersisa di pulau tersebut. Owen juga berusaha menemukan Blue, raptor terakhir yang dilatihnya yang tertinggal di Pulau itu. Namun, apa yang kemudian ditemukan oleh Owen dan Claire bukan sekadar bencana alam, tapi adanya konspirasi jahat yang membahayakan dunia manusia dan dinosaurus.

REVIEW:  Jurassic World: Fallen Kingdom mengambil latar waktu tiga tahun setelah kejadian di film pertama atau tepatnya pada 2015. Pada sinopsis dikatakan bahwa Claire dan Owen kembali ke Isla Nublar untuk menyelamatkan para dinosaurus yang hampir punah karena erupsi dari gunung yang akan meletus.

Dalam ulasan kali ini saya akan membahas cerita berupa alur dan durasi, kemudian para kru yang bekerja dibalik layar (sutradara, penulis, sinematografer). Jurassic World: Fallen Kingdom (yang selanjutnya akan saya tulis menjadi Fallen Kingdom) dapat saya katakan secara general bahwasannya memiliki atmosfirnya tersendiri. Layaknya film Jurassic sebelumnya, Fallen Kingdom sejauh ini paling mampu mengaduk-ngaduk kepala saya.

Mungkin bagi penggemar film Jurassic sudah paham bagaimana ramuan (atau kemasan) yang dibuat se-menarik mungkin agar penonton mendapatkan ketegangan tersendiri dalam film-film tersebut. Namun, pada Fallen Kingdom kali ini menyelipkan emosional penonton untuk merasakan apa yang dirasakan oleh karakter dalam film ini.



Dalam durasi dua jam dengan alur cerita yang terbilang cukup stabil, penonton merasakan banyak hal mulai dari penasaran, bingung namun mencoba untuk menerka-nerka, kesal atau marah, tegang saat dinosaurus dimana-mana dan kemungkinan juga penonton merasakan kesedihan. Patut di apresiasi bahwa J.A. Bayona yang menduduki bangku sutradara pada sequel Jurassic World ini mampu menyeimbangkan antara action, dinosaurus dan porsi karakter utama maupun karakter pendukung yang sesuai dengan kadarnya.

Jika pada Jurassic World di sutradarai oleh Colin Trevorrow, maka di Fallen Kingdom kali ini Trevorrow menjajaki kursi penulis scenario. Tak dapat dipungkiri juga masih terasa ­­aura-aura Steven Spielberg dan Trevorrow sendiri karena mereka juga sebagai produser dalam sequel ini.



Pengambilan sudut gambar bergerak pada Fallen Kingdom memuaskan mata saya, terutama pada endingnya. Saya merasa seperti bernostalgia ke Jurassic Park. Setiap pengambilan gambar pada film ini terasa ada makna tersendiri. Hanya melalui angle biasa, kita bisa merasakan setitik emosional. 

Bagusnya sebuah gambar bergerak tentu tidak lepas dari profesionalitas seorang jajaran pemain dalam film ini. Dengan hadirnya Jeff Goldblum sebagai cameo dalam film ini mampu membuat kita sedikit flashback ke Jurassic Park. Dimana Dr. Ian Malcolm menjelaskan setiap hal dengan permainan mimik muka yang meyakinkan sehingga bisa membuat penonton merasa ter­-enyuh.

Selain itu, setiap karakter memiliki keterikatan satu sama lain melalui penjelasan-penjelasan dalam film ini. Menurut saya pribadi, Fallen Kingdom bisa dikatakan sebagai sentral dalam franchise Jurassic World. Peran film ini pun menjelaskan tentang apa kemungkinan yang akan terjadi selanjutnya. Apakah dinosaurus dapat hidup beriringan bersama manusia? Ataukah dinosaurus harus dimusnahkan?



Banyak hal sebenarnya yang bisa dijelaskan tentang Fallen Kingdom, seperti apa yang terjadi di Isla Nublar pasca kejadian Jurassic World, penghianatan dan karakter anak kecil yang ada sejak film pertamanya. Kali ini hanya terdapat satu anak perempuan bernama Maisie. Siapakah dia? Apa perannya dalam film ini? Apakah Maisie merupakan karakter penghubung? Silakan menontonnya di bioskop terdekat ya!

Akhir tulisan, saya merasa puas dengan Jurassic World: Fallen Kingdom kali ini. Kebetulan sekali di Indonesia tayang awal yaitu pada 6 Juni 2018 sedangkan world premierenya pada 22 Juni 2018. Oh iya, sadarilah bahwa di Fallen Kingdom ini akan memberi sedikit clue tentang sequel selanjutnya. Bila anda sadari!

Nilai 7.6/10 adalah nilai yang pantas untuk film garapan J.A. Bayona kali ini, tak lain adalah Jurassic World: Fallen Kingdom. Terima kasih atas kerja keras para kru dan jajaran pemain film yang telah memberikan tayangan yang memanjakan mata dan mengaduk-ngaduk isi kepala.



Berikut ini sedikit detail mengenai film Jurassic World: Fallen Kingdom,

Produser :

1. Steven Spielberg (executive producer)

2. Colin Trevorrow (executive producer)

3. Thomas Tull (executive producer), etc

Sutradara :

1. J.A. Bayona

Penulis Skenario :

1. Colin Trevorrow

2. Derek Connolly

Pemain :

1. Byrce Dallas Howard sebagai Claire Dearing

2. Chris Pratt sebagai Owen Grady

3. Rafe Spall sebagai Eli Mills

4. Isabella Sermon sebagai Maisie Lockwood

5. Jeff Goldblum sebagai Ian Malcolm



No comments

Post a Comment