Hereditary, Film Horor Indie Yang Sukses Bikin Trauma

No comments
Hereditary Sukses Bikin Para Kritikus Gemetar Berikut Tentang Film Horor Indie Beserta Faktanya 

QQJoker - Selama bertahun-tahun, film horor merupakan salah satu genre film yang sangat jarang mendapatkan apresiasi dari para kritikus film. Namun, baru-baru ini,dibawah rumah produksi A24 yang menerbitkan film-film berkualitas seperti THE WITCH dan LADY BIRD sebuah film horor indie berjudul Hereditary sukses membuat kritikus bergidik dan memberikan kritik positif.



Hereditary merupakan sebuah film horor yang berkisah tentang Annie yang diperankan oleh Tony Collette, seorang pembuat miniatur yang baru saja ditinggal sang ibu untuk selamanya. Namun setelah kematian sang ibu, ia justru mengungkap satu rahasia besar yang ada di keluarganya secara turun temurun.

Tidak seperti film horor biasa, di dalam film ini menggunakan setting perekaman yang cukup unik. Hal ini terbukti dengan digunakan sebuah replika rumah yang dibuat sangat mirip dengan rumah asli dari film tersebut.

Dengan hal ini, para pembuat film bisa mendapatkan gambaran luas tentang apa yang sedang terjadi dalam film tersebut. Maka tak heran, beberapa situs kritik film kenamaan, Metacritic dan Rotten Tomatoes memberikan nilai yang cukup tinggi.

Saat berita ini ditulis, Metacritic mendapatkan skor 87 poin dan mendapat banyak kritik positif. Sela mendapatkan predikat ‘Must-see’, poin ini merupakan salah satu poin tertinggi yang pernah didapatkan oleh sebuah film horor.



Sedangkan di situs Rotten Tomatoes, Hereditary mendapatkan skor 89 persen. Skor ini sangat tinggi, bukan hanya bagi film horor saja, melainkan sebagai film indie. Film ini juga mendapatkan predikat ‘Certified Fresh’ atau berarti film ini wajib untuk ditonton.

Beberapa kritikus mengungkapkan bahwa Hereditary adalah film horor yang cerdas. Mereka merasa jika film ini tidak membutuhkan adegan jump scare untuk membuat bulu kuduk penonton untuk takut melihat layar.

Hereditary juga bisa membuat orang ingin beranjak dari kursi lewat pendekatan sinematik dan penulisan yang begitu detail. Apa lagi, penampilan aktris peraih Oscar, Tony Collette sangat brilian di dalam film ini.

Hal ini membuat para kritikus film sepakat jika Hereditary merupakan sebuah film yang menyeramkan.



"Aku ingin kalian menonton Hereditary, kemudian bergabung bersamaku. Tidak bisa tidur dan hanya menatap kosong ke sudut yang gelap dan menggigiti kukumu," tulis kritikus asal Timeout, Joshua Rothkopf, seperti dikutip dari laman Metacritic, Jumat (29/6/2018).

“Ari Aster mengarahkan perlahan-lahan, meditatif, membersihkan film dari razzmatazz horor-video yang biasa. Sebaliknya, ia menciptakan ruang koheren yang menakutkan bagi audiens untuk tenggelam,” ujar Owen Gleiberman dari Variety.

BACA JUGA: Dapat 1,28 Milyar Tanpa Modal !!!

“Hereditary adalah perjalanan yang luar biasa, dibuat untuk orang banyak yang menikmati paku adrenalin jantung-menggenggam. Para pemainnya benar-benar hebat,” kata Tasha Robinson dari The Verge.

5 Fakta Unik seputar Film Horor Hereditary



Kehidupan mereka berubah menjadi semakin mencekam karena teror hantu sang ibu. Sebelum Anda memutuskan untuk menyaksikan film ini, ada baiknya menyimak fakta-fakta unik dan menarik yang menyelimuti Hereditary. Berikut ulasannya.

1. Hidung Alex Wolff Patah di Satu Adegan


Related image

Jika Anda sudah pernah menonton trailer Hereditary, Anda pasti akan sadar satu adegan di mana karakter Peter (Alex Wolff) membenturkan wajahnya ke sebuah meja lalu darah mengalir dari hidungnya.

Dalam sebuah sesi wawancara, Alex mengaku bahwa adegan tersebut benar-benar dilakukan olehnya. Ia meminta langsung kepada sutradara untuk melakukan adegan tersebut. Namun Ari Aster sang sutradara, menolak dan berkata akan memberikan meja palsu yang lebih lembek.

Ketika adegan itu diambil, Alex pun menghantamkan wajahnya dengan keras ke arah meja sebelum akhirnya menyadari bahwa meja tersebut sama sekali tidak lembek seperti yang dijanjikan sang sutradara. Darah pun mengalir deras dari hidungnya dan mengalir hingga ke lutut. 

2. Charlie Tidak Pernah Ada di Layar



Dalam wawancara bersama Variety, Ari Aster mengatakan bahwa para penonton tidak pernah bertemu langsung dengan karakter Charlie. Tokoh yang diperankan oleh Milly Shapiro ini sejak awal adalah Paimon.

 “Ada seorang gadis yang sudah tergantikan, tapi dia (Charlie) sudah tergantikan sejak awal lahir,” ungkap Ari. Kabarnya penampilan Milly Shapiro dalam film ini sangat menarik perhatian. Dia bahkan digadang-gadang bakal mendapatkan penghargaan film atas aktingnya sebagai Charlie.

3. Simbol Iblis Paimon



Simbol iblis yang terlihat di sepanjang film adalah lambang sungguhan dari raja iblis bernama Paimon. Jika diperhatikan lebih detail, kalung yang digunakan oleh Annie memakai symbol Paimon.

Menurut demonologi, simbol tersebut memang harus dipakai dalam bentuk kalung. Tak heran jika simbol itu muncul dan sering terlihat di leher Annie.

4. Rumah Buatan Khusus untuk Syuting



Kediaman keluarga Steve dalam film ini merupakan rumah buatan yang dibangun sepenuhnya di sebuah sound stage di Utah, Amerika Serikat. Sound stage adalah ruang kedap suara yang biasanya dipakai untuk sebuah produksi film televisi atau teatrikal.

Dari lantai pertama, lantai kedua, hingga loteng, dan rumah pohon milik Charlie, semuanya adalah properti buatan.

5. Pembuat Boneka Khusus



Demi penggarapan film ini, tim produksi harus mencari pembuat boneka khusus. Pembuat boneka ini harus bisa menerjemahkan apa yang ada dalam pikiran sang sutradara melalui karakter Charlie.

Dalam filmnya, Charlie memang memiliki boneka-boneka seram dan aneh. Boneka-boneka tersebut dibuat dari berbagai mainan atau bahkan bagian tubuh hewan yang sudah mati.


Grup FB: Komunitas Movie Indo

No comments

Post a Comment