(Review) Mile 22

No comments
Mile 22 adalah sebuah thriller mata-mata/militer yang penuh dengan kekerasan. Jangan kaget jika Anda melihat banyak kekerasan yang diwarnai dengan cipratan darah di sepanjang film, termasuk gencatan senjata, saling menikam, dan perkelahian tangan kosong (juga banyak pemukulan secara brutal). Banyak orang diledakkan dan ditembak dari jarak dekat, bahkan ada dalam satu adegan dimana leher seseorang diseret bolak-balik diatas kaca bergerigi. Dan pastinya anda mendengar banyak bahasa kasar, terutama "fu*k" dan "sh*t".



PLOT: Dalam MILE 22, James Silva (Mark Wahlberg) memimpin sebuah tim elit paramiliter CIA, termasuk Alice Kerr (Lauren Cohan), Sam Snow (Ronda Rousey), dan Bishop (John Malkovich). Tim itu ditugaskan untuk mengawal Li Noor (Iko Uwais), seorang pria yang memegang informasi penting, keluar dari Indonesia. Tetapi waktu mereka terbatas, dan tampaknya seisi kota mengincar mereka, sementara sebuah unit intelejen Rusia mengamati dari jauh.

REVIEW: Jika Anda suka ending film yang menggantung dan pengambilan gambar yang sengaja dibuat bergoyang, maka ini adalah action thriller yang menyenangkan dengan beberapa kejutan. Menjadi kolaborasi keempat antara sutradara Peter Berg dan Mark Wahlberg, MILE 22 memiliki beberapa keunggulan: style-nya yang kasar, vérité, hasil kamera genggam, macho, dan kekerasan. Tetapi ada dua kesalahan utama. 



Pertama, Wahlberg terlalu memaksakan karakterisasi penuh (padahal dia tidak dikenal sebagai aktor transformasional) dan hanya sesekali berhasil. Yang kedua, Berg memilih gaya penyuntingan yang banyak getaran dan goyangan, dan itu bukan hal yang bagus. 

Editing dan sinematografi yang dipilih membuat Anda sebagai penonton sulit mengikuti action-nya, yang sangat disayangkan karena menampilkan Iko Uwais (The Raid), salah satu bintang seni bela diri terbesar saat ini. Anda benar-benar nyaris tidak bisa melihat apa yang dilakukannya.

Dari segi gaya, film ini lebih seperti Bourne Supremacy ketimbang, katakanlah, Mission Impossible: Fallout. Pendekatan itu mungkin, terkadang, terkait dengan karakter Wahlberg, yang harus menghadapi tantangannya sendiri. Mungkin Berg mencoba untuk menyampaikan dilema yang ada di pikiran Silva, tetapi karakterisasi dan caranya tidak konsisten.



Sungguh menarik bisa melihat elemen-elemen peperangan modern di film ini, menggabungkan aksi-aksi pertarungan jarak dekat dengan dukungan jarak jauh berteknologi tinggi. Dan ada referensi kontemporer yang menarik, termasuk peretasan(hacking) Rusia sebagai elemen plot. Cohan memamerkan kredibilitas action-nya dari membantai zombie di serail The Walking Dead menjadi pembunuh terlatih di film ini.



Naskah ini memiliki momen baik (termasuk bahasa kasar yang lucu namun tidak senonoh dari Terry Kinney) dan momen buruknya (perangkat jebakan dalam sebuah interview jelas tidak membantu, dan ending film ini akan membuat banyak orang bertanya-tanya tentang beberapa hal). Dan Anda harus rela mengabaikan ketidakpercayaan Anda selama beberapa adegan seperti satu dimana tim yang seharusnya sangat rahasia itu melakukan gencatan senjata di siang bolong di kota yang sibuk dengan kamera dimana-mana. Meski begitu, MILE 22  memberikan beberapa adegan action yang diingingkan fans dari genre ini.


Detail Film:

Rilis: 17 Agustus 2018
Pemain: Mark Wahlberg, Lauren Cohan, Ronda Rousey, Iko Uwais
Sutradara: Peter Berg
Studio: STX Entertainment
Genre: Action/Adventure
Durasi: 95 menit



No comments

Post a Comment