Sutradara Infinity War Jelaskan Alasan Groot Mampu Mengangkat Kapak Thor

No comments
Salah satu adegan di Avengers: Inifinity Wars yang mengundang banyak pertanyaan adalah bagaimana Groot mampu mengangkat kapak Thor, Stormbreaker, meskipun dalam Marvel Cinematic Universe, kita tahu bahwa seseorang atau sebuah karakter harus dianggap 'layak' untuk bisa mengangkat senjata milik God of Thunder itu. 



Mari kilas balik ke penampilan perdana Chris Hemsworth sebagai dewa Asgardian dalam Thor arahan Kenneth Branagh, dimana bagian integral dari perjalanannya menjadi superhero yakni ketika dirinya dianggap 'layak' untuk menggunakan Mjolnir. Sayangnya, palu andalannya itu hancur berkeping-keping dalam Thor: Ragnarok arahan Taika Waititi.

Dari semua film Thor, tampak jelas bahwa Mjolnir hanya sebatas menyalurkan (dan mungkin menambah) kekuatan dewa yang ada dalam dirinya. Tetapi dalam Infinity Wars, Thor tidak mampu berbuat banyak tanpa senjatanya, sehingga dia membutuhkan senjata baru untuk bisa mengalahkan Thanos bersama Infinity Gauntlet-nya. Itulah misi Thor dalam film tersebut. 

Dia melakukan perjalanan ke Nidavellir demi membuat Stormbreaker, senjata yang bukan hanya cukup kuat untuk membunuh Thanos, tetapi juga mampu menandingi Infinity Gauntlet, bahkan memanggil Bifrost. Namun, senjata itu tidak akan tercipta jika bukan karena Groot yang memberikan sentuhan terakhir dengan mematahkan tangannya sendiri. Dengan demikian, dia menjadi orang pertama yang mengangkat Stormbreaker. Pertanyaannya, mengapa bisa ?



Dalam acara Vudu Viewing Party Avengers: Infinity War, sutradara Anthony dan Joe Russo menjelaskan perbedaan utama antara palu Thor, Mjolnir, dan kapak barunya, Stormbreaker. Dimana Stormbreaker tidak membutuhkan worthiness atau 'kelayakan'. Itulah mengapa Groot mampu mengangkat kapak tersebut, bukan karena dirinya 'layak', tetapi memang tidak diharuskan. Teori itu sudah umum di kalangan fans, tetapi jelas lebih melegakan bisa mendapat konfirmasi resmi dari tim kreatif film.
Tampaknya, untuk menggunakan senjata itu, kekuatan dan kemauan lebih diutamakan ketimbang kelayakan. Bagi anda yang sudah menonton tentu ingat, bagaimana Groot terlihat sangat kesakitan ketika dia menggabungkan dua bagian Stormbreaker menggunakan lengannya yang memanjang. 

Memotong lengannya sendiri jelas bukan hal yang mudah dilakukan, tetapi justru saat dirinya menyentuh senjata itulah yang mulai membakar Groot. Memang, secara teknis siapapun bisa mengangkat Stormbreaker, tetapi bukan berarti mereka mempunyai kekuatan untuk menggiringnya dalam waktu yang lama, apalagi menggunakannya dalam pertempuran seperti yang dilakukan Thor.



Tentu menarik jika fans dapat melihat kembali adegan Mjolnir di awal film Avengers: Age of Ultron arahan Joss Whedon dalam Avengers 4, dimana semua Avengers mencoba untuk mengangkat palu milik Thor, tetapi satu-satunya yang mampu melakukannya hanya Steve Rogers, meskipun hanya sedikit tersenggol. Banyak fans yang berteori bahwa Steve hanya berpura-pura, tetapi Thor yakin bahwa tidak ada seorang pun kecuali dirinya yang cukup 'layak' untuk menggunakan Mjolnir. 

Berbeda ceritanya dengan Stormbreaker. Steve sangat kuat dan tekadnya nyaris tak tertandingi, sehingga jika ada orang lain selain Thor yang secara teori dapat menggunakan Stormbreaker, tak lain adalah Steve Rogers.





Grup FB: Komunitas Movie Indo

No comments

Post a Comment