Alasan Emily Blunt Tolak Peran Black Widow dan Captain Marvel

No comments
Jika kita perhatikan dari tahun ke tahun, karir Emily Blunt terus meningkat. Aktis yang satu ini telah membintangi 3 film pada tahun 2014 saja, dua diantaranya adalah film yang terkenal (Edge of Tommorow dan Into The Woods), jadi tidak mengherankan jika namanya sering muncul di fan gips untuk film-film superhero terbaru seperti Captain Marvel. 



Carol Danvers diperkirakan akan menjadi peran superhero pertamanya, dan itupun bukanlah pengalaman pertamanya dengan Marvel Studios. Bahkan, dia menolak dua peran besar sebelumnya : Natasha Romanoff, a.k.a Black Widow, dan Peggy Carter.

Saat diwawancarai, dia menyatakan sebelumnya pernah terlibat dengan Marvel, yang membicarakan tentang keduanya yaitu Iron Man 2 dan Captain America : The First Avengers. Dia menjelaskan mengapa dia tidak dapat terlibat dalam kedua film itu, Blunts memberikan alasan terkait jadwal yang menjadi kendala dalam penolakannya kali ini. 

Dia menggambarkan bagaimana peluang itu tidak akan datang bersama pada "waktu yang tepat", tetapi dia juga mengutarakan bahwa dia tidak terlalu nyaman berbicara tentang peran potensial "karena itu tidak adil bagi aktris yang akhirnya memainkan peran itu"

Scarlett Johansson dan Haley Atwell akhirnya bermain sebagai Romanoff dan Peggy Carter, dan sekarang kedua karakter tersebut memiliki peran yang cukup menonjol di dunia Sinematik Marvel. 

Black Widow menjadi peran pendukung yang signifikan di Iron Man 2, The Avengers, Captain America : The Winter Soldier, Avengers : Age of Ultron, Captain America: Civil War, Avengers: Infinity War serta nanti di Avengers 4 yang akan tayang Mei 2019.

Peggy Carter, menjadi peran wanita utama di Captain America: The First Avenger, cameo di Captain America : The Winter Soldier dan Agents of S.H.I.E.L.D , dan dia akan sudah menjadi pusat dari delapan bagiannya yang terbatas dari serial Agent Carter. 



Meskipun sulit untuk membayangkan siapa lagi selain Scarlett Johansson atau Hayley Atwell yang cocok untuk memainkan karakter ini, akan sangat menarik jika kita dapat melihat Emily Blunt masuk ke dalam karakter Black Widow atau bertarung dalam Perang Dunia II sebagai Peggy Carter. Mungkin segala sesuatunya akan berbeda jika Blunt memutuskan untuk memainkan salah satu karakter itu, kemungkinan besar itu akan mencegahnya berakting di film-film besar yang telah dibintanginya selama beberapa tahun terakhir ini. 

Sejak tahun 2016 namanya sering disebut untuk memerankan Captain Marvel, Blunt telah mengatakan bahwa dia belum dihubungi secara resmi dengan cara apapun tentang peran Carol Danvers, akan tetapi jika ditawari peran, dia hanya akan menerima jika itu "hal yang benar" . Film ini diketahui akan tayang pada maret 2019 dengan Carol danvers diperankan oleh Brie Larson.

Berikut Kami Paparkan Alasan Sebenarnya Mengapa Emily Blunt selalu menolak peran yang ditawarkan MARVEL (Timeline) :




  • Blunt Telah Terpilih Menjadi Black Widow
Pada Januari 2009, Marvel telah memulai pembicaraan dengan Blunt untuk menyelesaikan detail-detail kecil dari kontraknya. Mengingat efek yang ditimbulkan Iron Man pertama terhadap karier Robert Downey, Jr., mudah untuk berasumsi bahwa Blunt pastilah ingin sekali mengunci perannya. Namun, pada bulan Maret tahun itu, pembicaraan tiba-tiba berhenti, dan Scarlett Johansson — yang semula kehilangan peran (menjadi pilihan kedua) menjadi Black Widow akhirnya terpilih.

  • menyalahkan Masalah Penjadwalan 
Menurut Emily Blunt, apa yang membuatnya tidak mengenakan setelan kulit Black Widow adalah konflik penjadwalan dengan film lain: Gulliver's Travels milik Jack Black. (Suatu komplikasi yang sama membuatnya tidak bermain Peggy Carter di Captain America: The First Avenger.) Melihat kembali sekarang, sepertinya itu adalah salah satu kesalahan terbesar dalam sejarah sinematik, tetapi Blunt tidak membiarkannya dalam kekecewaan — atau setidaknya dia tidak menunjukkannya. Bahkan, dia terus mengatakan beberapa hal mengejutkan tentang situasinya.

Bagian tentang menjadwalkan konflik antara Iron Man 2 dan Gulliver's Travels adalah benar. Namun, itu tidak sepenuhnya benar. Sisanya adalah bahwa setelah menandatangani untuk The Devil Wears Prada, Blunt secara kontrak diwajibkan untuk tampil dalam film pilihan Twentieth Century Fox. Fox memilih Gulliver's Travels karena itu adalah proyek Jack Black, dan pada saat itu, film-film Black sedang laris (Tropic Thunder) atau Miss (Year One). Fox saat itu membutuhkan lebih banyak aktris sebagai asuransi, dan nama Blunt diambil.
  • Mengaku Bahagia Tidak Menjadi Avenger
Pada 2012, Blunt mengatakan kepada Vulture bahwa dia cukup senang tidak mendapatkan bagian itu. Menurutnya, film-film superhero cenderung membuat artis perempuan sebagai karakter kedua yang keluar untuk menggoda lalu memukul penjahat, dimana itu jauh dari kenyataan. Sejauh ini, Black Widow telah menjadi wanita paling penting di MCU, tetapi dia tidak terlalu banyak mendapat sorotan. Namun, komentar Blunt tentang politik gender MCU tersebut menyisakan penyesalan (seseorang tidak harus terlalu mendengarkan untuk mendengar nada penyesalan dalam suaranya). bagaimanapun ada alasan bagus untuk itu. jika tidak, 'A Quiet Place' Tidak Akan Ada Jika John Krasinski dan Emily Blunt Bergabung dengan Marvel Cinematic Universe.


  • Agen Emily Sudah Dalam Tahap Negosiasi
kembali ke 2008, untuk bersikap adil para perwakilan Blunt mencoba menyusun kesepakatan penjadwalan dengan orang-orang Fox sehingga dia bisa muncul di Gulliver's Travels dan Iron Man 2. Film Fox disutradarai pada akhir Maret 2009 di Inggris, sementara blockbuster Marvel akan memulai produksi bulan April itu di California. Jelas, pembicaraan tidak akan berjalan dengan baik, Marvel segera mengambli langkah terbaik dan menyerah dengan Emily.
  • Gulliver's Travels
Dalam pembelaan Blunt, dia tidak memprediksi bahwa Gulliver's Travel's akan gagal begitu saja  dan itu juga tidak seperti pengalaman yang benar-benar menyengsarakan baginya. Dia mengatakan dirinya tidak hanya menikmati pengalaman itu, tetapi itu membuatnya ingin membuat lebih banyak film keluarga di masa depan. Tentu saja, dia mengatakan ini sebelum film ditayangkan sebagai akibat ulasan dan kritik yang mengerikan, dan dia belum membuat terlalu banyak film keluarga saat itu. Tetapi jangan merasa terlalu buruk bagi Blunt — kariernya berjalan baik-baik saja.
  • Edge of Tomorrow
Blunt terus memiliki karier yang bervariasi dan produktif setelahnya. Dari semua film yang dibuatnya, Edge of Tomorrow layak dicatat karena memberi penggemar ide betapa cocoknya dia sebagai Black Widow, dia bahkan memenangkan penghargaan untuk penampilannya yang luar biasa (seperti yang kita ketahui bagaimana kerasnya blunt membentuk tubuhnya untuk peran itu). 


Image result for emily blunt edge of tomorrow workout gif

Sayangnya, itu tidak cukup membantunya ketika dia diisukan akan mengambil peran potensial ketiga Marvelnya.
  • Captain Marvel
Meskipun Emily Blunt adalah pilihan favorit penggemar untuk bermain sebagai Carol Danvers dalam film solo Captain Marvel, sekali lagi dia melewatkan kesempatan untuk menjadi Avengers pada bulan Juni 2016, menurut kabar blunt hanya pilihan ketiga setelah Charlize Theron karena Marvel utamanya sedang mengincar Brie Larson untuk mengenakan kostum warna merah, biru, dan emas dan pada bulan berikutnya itu sudah dikonfirmasi. Penggemar Blunt melihat harapan Marvel mereka lenyap kembali. 


Bagaimanapun itu tidak berarti bahwa dia tidak akan pernah membintangi proyek untuk MARVEL. studio masih memiliki proyek bertahun-tahun yang berbaris, dan akan kekurangan pahlawan serta penjahat wanita yang menunggu untuk dibawa ke layar lebar.

Associate Author: Gina Ants - Jokermovie.Club


JM Instgram: @jokermovie.club

No comments

Post a Comment