(Review) The House With A Clock In Its Walls

No comments
THE HOUSE WITH A CLOCK IN ITS WALL adalah sebuah film petualangan yang bagus untuk anak-anak, memiliki potensi untuk menjadi film Halloween klasik dan abadi. Orang tua harus diperingatkan bahwa menjelang ending film, nilai humornya semakin berkurang dan justru terkesan gelap.


PLOT: Seorang anak yatim piatu yang diasuh oleh pamannya yang aneh, mulai menemukan bahwa ada sihir dalam keluarganya. Sembari bertambah kuatnya kekuatan anak itu, dia secara tidak sengaja membawa kembali seorang penyihir jahat dari kematian, yang berniat menghadirkan malapetaka bagi umat manusia. Semua bergantung kepada anak tersebut, pamannya, dan tetangga ramah mereka untuk menghentikan rencana sang penyihir jahat.

REVIEW: Eli Roth telah melahirkan beberapa film ekstrim dengan fitur mengerikan seperti HOSTEL dan CABIN FEVER. Namun, atraksi layar lebar terbarunya menjadi sesuatu yang cukup baru bagi para pembuat film. Anda akan melihat banyak gambar seram dan tema rumah hantu, tetapi juga menjadi petualangan keluarga yang mengharukan. A HOUSE WITH A CLOCK IN ITS WALL adalah film fantasi yang menyerangkan yang disutradarai oleh seseorang yang benar-benar memahami genre ini. Elemen horornya pas, dan Anda tidak akan menemukan nilai kengerian, nudity, ataupun humor kasar yang menjadi ciri khasnya. Film ini adalah kisah imajinatif yang mampu menawarkan rasa kehilangan yang gelap, serta semua sihirnya yang aneh namun indah.

Lewis Barnavelt (Owen Vaccaro) adalah seorang anak laki-laki yang kesepian yang baru saja kehilangan orang tuanya. Lengkap dengan satu set kacamata steampunk dari acara favoritnya, Lewis dikirim untuk tinggal bersama pamannya yang eksentrik Uncle Jonathan (Jack Black). Begitu ia tiba, ia menyadari bahwa rumah itu berbeda dengan rumah-rumah lain pada umumnya. Dengan jendela kaca yang tampaknya membuat gambar bergerak dan ratusan jam di dinding, bocah laki-laki itu menemukan bahwa pamannya lebih dari sekadar pria aneh yang tinggal dirumah menyeramkan.



Jonathan, bersama tetangganya Mrs. Zimmerman (Cate Blanchett)ternyata memiliki beberapa kemampuan khusus. Namun, ketika musuh bebuyutan mereka Isaac Izard (Kyle MacLachlan) bangkit kembali dari kematian, Lewis, Jonathan, dan Mrs. Zimmerman harus bertarung dengan semua kekuatan yang mereka miliki agar mampu menghentikan rencana jahatnya.
Seperti kebanyakan cerita seram anak-anak yang terkenal, ada rasa takut yang sangat jahat tersembunyi didalamnya. Tentu saja bukan hanya detak jam yang menjengkelkan, ada hal lainnya yang segera terungkap. Naskah film ditulis oleh Eric Kripke- berdasarkan buku karya John Bellaris - menghadirkan sihir lebih cepat dan menyajikan materi dengan cara yang menarik. Penonton dibuat bersimpati dengan Lewis dan mengikuti perjalanannya yang menyeramkan, meskipun beberapa misteri yang disajikan tidak akan mengejutkan sebagian besar penonton - tetapi tetap nikmat untuk diikuti.

Akan tetapi, film ini mungkin agak berlebihan bagi anak-anak yang masih kecil karena beberapa adegan yang menjijikkan dan penjahat yang tampak seram. Namun beberapa ABG diantara penonton yang ada bersama saya didalam bioskop tampaknya menikmati style cipratan darah Nickelodeon - tidak mengerikan, lebih seperti 'Eeuww'. Pernahkan Anda melihat tetangga Anda membuat jack-o-lantern Halloween-nya seperti memuntahkan isi perutnya? Nah sekarang Anda tentu memiliki gambaran seperti apa kira-kira adegan di film ini.



Salah satu aspek paling menghibur dari petualangan seram ini adalah para pemerannya. Jack Black sangat cocok untuk jenis film seperti ini seperti yang pernah kita lihat pada adaptasi GOOSEBUMPS, dan mungkin lebih baik di film ini. Kemudian ada Cate. Nona Blanchett yang cantik ini bisa dibilang sempurna sebagai tetangga misterius yang berbagi hubungan hangat dan platonis bersama Jonathan. 

Kedua aktor itu sangat baik bersama-sama sehingga menyenangkan menyaksikan permainan konyol mereka saling menghina dengan cara yang lucu. Keduanya juga cocok bekerja dengan Owen Vaccaro, dan ketiganya menciptakan sebuah unit keluarga yang unik. Selain itu, Kyle McLaghlan juga kembali memberikan penampilan jenaka sebagai Isaac Izard - seorang penyihir yang tidak sebaik hati Jonathan. Pemeran lainnya juga termasuk Lorenzo Izzo, Sunny Suljic, Alli Beckman, dan Tuan Roth secara cerdas mendatangkan karakter legendaris aktris Colleen Camp sebagai tetangga yang sangat bawel.

Ada banyak hal yang dapat dinikmati dalam film keluarga pertama arahan Roth. Dengan nuansa BEETLEJUICE, SOMETHING WICKED THIS WAY COMES dan mungkin bahkan film underrated THE FRIGHTENERS arahan Peter Jackson, ini adalah salah satu sutradara film terbaik. Sebagai pengalaman visual, set desain dan rumah itu sendiri menambah banyak pesona. Satu nilai minusnya yakni ada beberapa efek visual yang tidak terlalu efektif. Namun kembali lagi, dia tidak membuat film horor yang kasar kali ini, jadi mungkin "pria bayi" dan "monster labu" dibuat sedikit konyol agar tidak terlalu menakuti audiens yang dituju. Aneh rasanya mengatakan bahwa Eli Roth membuat film yang sangat menghibur sehingga Anda dapat membawa seluruh keluarga.



THE HOUSE WITH A CLOCK IN ITS WALLS adalah campuran yang menarik antara horor, komedi, dan fantasi yang memang ditujukan untuk seluruh keluarga. Terkadang nuansa seramnya mungkin terlalu gelap bagi sebagian orang, tetapi ini adalah fitur fantasi yang penuh warna dan menghibur yang mungkin digemari oleh banyak penonton muda. Menonton olok-olok antara Jack Black dan Cate Blanchett cukup menyenangkan, dan aktor muda Owen Vaccaro juga cukup bagus sebagai anak laki-laki kesepian yang berada dibawah mantra semua sihir yang dipajang.

Ini adalah jenis film yang menawarkan cara aman dan menyenangkan untuk memperkenalkan audiens muda ke genre ini sambil tetap menawarkan sesuatu yang cerdas kepada pecinta horor. Dan karena film ini dipenuhi dengan nuansa Halloween - mirip dengan kejutan liburan baru-baru ini PARANORMAN dan KRAMPUS - kita punya film baru untuk ditambahkan ke daftar tontonan di bulan Oktober nanti.



No comments

Post a Comment