Prediksi Persaingan Film Terbaik Dibulan Oktober ini

No comments

Hanya ada dua film yang layak menjadi perbincangan pekan ini, dan tanpa membocorkan terlalu banyak, tampaknya mereka ada di ujung kritik yang berbeda sama sekali. Di satu sisi kita memiliki film yang tampaknya akan menjadi pesaing serius untuk hadiah besar di acara penghargaan yang akan datang; dan satunya lagi seperti pendatang baru ke daftar film live-action komik yang terus bertambah. Bersiaplah untuk A Star Is Born dan Venom.

Perlu diingat, artikel ini bukanlah review terhadap film-film itu, melainkan prediksi kira-kira dimana mereka akan berada nantinya di Tomatometer (Rangking Film Global). Mari kita lihat apa yang ditawarkan Rotten pekan ini.



Jika menimbang dari bakatnya, kemampuannya untuk memainkan karakter yang berbeda diatas panggung, dan kemampuannya menarik khalayak ramai, Lady Gaga cepat atau lambat akan hadir di layar lebar dalam peran dramatis. Dan dia melakukannya dengan baik dalam A Star Is Born, remake ketiga dari film aslinya di tahun 1937 dengan judul yang sama. Film ini berkisah tentang karakter Bradley Cooper, bintang musik country yang terkenal, yang bertemu dan jatuh cinta dengan penyanyi baru (Gaga). Pertemuan itu awalnya membawa kehidupannya ke jalur yang benar, tetapi penuh dengan lika-liku.

Para kritikus secara global memuji film ini sejak debutnya pada September lalu, dimana nilainya di Tomatometer adalah 95% dengan hampir 100 review. Pujian tidak hanya untuk Lady Gaga, tetapi banyak juga kepada Bradley Cooper - yang tidak hanya membintangi, tetapi juga menjadi debutnya sebagai penulis sekaligus sutradara. Sama halnya dengan Gaga, debut aktingnya terbukti sukses. Para kritikus menyukai nada film ini, memuji beberapa musiknya dan chemistry antara kedua pemeran utama. Saya rasa skor tidak akan bergerak selama minggu ini.


Venom sering dikaitkan dengan Spider-Man karena memang disanalah sang karakter pertama kali diperkenalkan di komik Marvel, tetapi karena sang manusia laba-laba yang dicintai banyak orang itu sudah resmi menjadi miliki Marvel Cinematic Universe, Sony harus mencoba untuk mengeksploitasi batas lisensi kepemilikan mereka. Hasilnya, kita akan disuguhi film Benom yang tidak menampilkan si perayap dinding - dan sayangnya ini akan lebih seperti Amazing Spider-Man 2 ketimbang Spider-Man: Homecoming.

Terpisah dari franchise-nya, Venom tampaknya akan menampilkan nada yang berbeda dari film-film rilisan Marvel Studio, dan memiliki vibe yang gelap, dan terus terang, lebih menyeramkan (terutama dalam bagaimana mereka menggambarkan sang karakter). Selain itu, film ini tidak termasuk Rated-R, hanya PG-13. Sepertinya mereka mencoba untuk memiliki daya tarik massal film komik dan kualitas fanboy/horor, namun saya kira tidak akan berfungsi sepenuhnya. Sutradara Ruben Fletcher juga mengarahkan Zombieland (90%) dan 30 Minutes or Less (44%), dan saya tidak berharap banyak dengan kesuksesan kritikus dari film terbarunya.



Selanjutnya kita masih mempunyai Bad Times at the El Royale, First Man, Halloween dan Goosebumps 2: Haunted Halloween. dan ini akan menjadi minggu-minggu yang sibuk untuk Rotten dan kami.

No comments

Post a Comment